Sabtu, 24 Oktober 2020

 PENGOLAHAN UBUR UBUR

Ubur-ubur bisa di makan. Biasanya dijadikan sebagai snack atau makanan pembuka di restaurant chinese food. Biasanya disajikan dengan bumbu dan biji wijen. Ubur-ubur sering digunakan untuk mendampingi berbagai jenis daging panggang. Ada juga ubur-ubur yang digunakan sebagai paduan salad.

Agar dapat memakannya dibutuhkan pengolahan yang tepat supaya ubur-ubur tidak gatal ketika di makan.

Dari segi rasa, ubur-ubur sangat ngangenin loh. Paduan rasa bumbunya yang gurih, kenyal, dan kadang agak spicy .

 Siapa sangka bila ubur-ubur yang selama ini kerap dianggap berbahaya justru dapat diolah menjadi hidangan yang lezat?

Hewan laut yang satu ini memang memiliki racun penyengat yang digunakan untuk melindungi diri, sehingga banyak yang takut dan cenderung menghindarinya. Tak banyak yang tahu, di balik sengatan mematikannya itu, ternyata ubur-ubur sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan.

Biasanya, ubur-ubur dicelup ke dalam minyak wijen, kecap, cuka dan gula. Di masakan khas China, ubur-ubur sering diolah menjadi salad untuk makanan pembuka. Tak berbeda jauh dengan masakan Jepang yang juga sering dihidangkan sebagai asinan, bersama aneka sayuran seperti kol, selada, mentimun, dan teripang.

Pengolahannya pun tak begitu sulit, karena sekarang ini sudah banyak tersedia produk olahan kering ubur-ubur dalam kemasan, sehingga bisa langsung disantap atau dicampur dengan bahan-bahan lainnya.

Alum adalah zat dehidrasi yang harus digunakan dalam pengolahan ubur-ubur, tapi terlalu banyak tawas dapat menyebabkan residu aluminium berlebihan. Standar makanan mensyaratkan bahwa kandungan tawas ubur-ubur asin harus 1,2% -2,2%, dan tawas pada rasio yang baik Memastikan rasa produk, meningkatkan kualitas produk, memperpanjang umur simpan produk.

Beberapa produsen tidak akan sepenuhnya mengolah produk ubur-ubur sebagai penjualan produk jadi, penampilan kulit ubur-ubur ini tembus jelly-like, dan renyah lembut Ma Tang-like, meremas ringan dengan tangan, meluap cair, penampilan ubur-ubur ini berwarna merah coklat, pusat dari bahan seperti gel putih lembut, astringent, licin, termakan.

Saat ubur-ubur diproses di daerah beriklim panas, boraks dan asam borat sering ditambahkan sebagai bahan pengawet untuk mencegah ubur-ubur agar tidak membusuk. Kedua zat ini adalah makanan tambahan yang tidak diperbolehkan di dalam negeri. Boraks dapat menyebabkan gejala keracunan termasuk mual, muntah, diare berdarah dan sakit perut.

Sulfit atau sulfat digunakan sebagai agen pemutih oleh beberapa perusahaan pengolahan ubur-ubur untuk menyingkirkan uban "darah kepala" dan "pakaian merah", sedangkan belerang dioksida dapat menyebabkan reaksi alergi seperti asma. Beberapa orang mungkin mengalami sakit kepala setelah mengkonsumsi bahan pengawet ini dan mual. Menanggapi faktor-faktor yang tidak aman ini, China menerapkan standar kualitas untuk ubur-ubur asam.

Kulit ubur berkualitas tinggi: putih atau kuning muda, berkilau, putaran alami, datar besar, tidak ada bintik merah, beraneka ragam dan gelap, seragam tebal daging dan ketangguhan, tidak ada bau busuk, ketangguhan, rasa palatabilitas yang tajam.

Kulit ubur-ubur berkualitas buruk: warna lebih gelap, bau aneh, ketangguhannya yang buruk, rapuh.

Kepala ubur-ubur berkualitas tinggi: harus kuning putih, coklat atau merah dan warna alami lainnya, berkilau, tubuh lengkap, tidak ada daging sting, tebal dan keras, dan rasanya renyah.

Kepala ubur-ubur berkualitas buruk: ungu dan hitam, ketangguhannya yang buruk, tangkapan tangan yang rapuh, ada bau aneh dan cairan seperti nanah.

Dalam beberapa tahun terakhir, produsen telah menggunakan alginat sebagai bahan baku pembuatan ubur-ubur buatan. Ubur-ubur tiruan (sutra) dan ubur-ubur alami, meski mirip tampilannya, tidak memiliki nutrisi ubur-ubur alami

Ubur-ubur adalah coelenterate yang hidup di laut, bentuk hemispherical dan dapat dimakan. Kepala disebut ubur-ubur,

dengan bentuk payung putih, agar gerakan teleskopik. Ini memiliki delapan kaki, dan ada beberapa filamen di bawah kaki yang disebut kepala ubur-ubur.

Ubur-ubur beradaptasi dengan kisaran suhu air 15 ~ 32 , cocok untuk suhu air 20 ~ 24 ; untuk beradaptasi dengan kisaran salinitas 8 ~ 32, cocok untuk salinisasi 18 ~ 26 hai intensitas cahaya habitat 2400 di bawah lingkungan cahaya rendah.

 Nutrisi ubur-ubur sangat kaya, sesuai dengan determinasi: per 100 gram protein ubur-ubur 12,3 gram, 4 gram karbohidrat, 182 mg kalsium, 132 mikrogram yodium dan berbagai vitamin. Ubur-ubur atau secara membabi buta menyembuhkan obat. Pengobatan Cina percaya bahwa ubur-ubur memiliki detoksifikasi, dahak lunak Kennedy, efek antihipertensi antihipertensi. Setelah mengolah produknya, kata departemen payung untuk ubur-ubur, kata pergelangan tangan adalah kepala ubur-ubur, ubur-ubur harga komoditi ubur-ubur.

 Ubur-ubur selalu digunakan pada hidangan dingin Cina, hanya butuh 3 langkah, Anda bisa mendapatkan hidangan yang lezat.

1. Satu hari di muka ubur-ubur yang direndam dengan air bilas, lendir mentimun.

2. Kulit ubur-ubur parut, rebus air ke dalam pot sesaat, angkat dan rendam dalam air dingin.

3. Jellyfish sutra dan mentimun dengan bawang putih, jahe, cuka, kecap dan minyak wijen bisa tercampur rata.

Kira-kira, apa saja makanan yang bisa dibuat menggunakan ubur-ubur, ya?

1. Salad ubur-ubur

Salad ubur-ubur merupakan olahan yang populer dan kerap disantap saat musim panas karena rasanya yang segar. Bahan-bahannya cukup sederhana, terdiri dari campuran ubur-ubur, gula, garam, cuka, minyak wijen, potongan wortel, timun, dan cabai merah. Untuk dapat menyantapnya, kamu hanya perlu merebus ubur-ubur dengan air mendidih selama 5 menit, lalu rendam semalaman sambil diganti airnya beberapa kali.

Setelahnya, campurkan gula, garam, cuka, dan minyak wijen ke dalam mangkok hingga larut, dan masukkan potongan sayuran. Tambahkan potongan ubur-ubur ke dalamnya, dan simpan di dalam kulkas. Sajikan dalam keadaan dingin. Kenyal dan segar!

2. Tumis ubur-ubur

Meski hidangannya bernama tumis ubur-ubur, proses pengolahannya malah tak seperti tumisan pada umumnya. Ya, hidangan tumis ubur-ubur terbuat dari ubur-ubur siap olah yang telah diiris tipis memanjang dan direndam air panas, lalu dicampur dengan soun yang juga telah direndam air panas.

Selain itu, ditambahkan pula beberapa bahan lain seperti juhi (cumi berukuran besar) yang telah direbus, jamur, batang daun ketumbar, cabai merah, daun bawang, dan daun ketumbar.

Campur semuanya dengan minyak zaitun, minyak wijen, air jeruk nipis, dan garam, lalu simpan ke dalam kulkas selama 20 menit dan sajikan. Mudah, bukan?

3. Rujak Shanghai

Nah, mungkin banyak orang yang tidak asing dengan Rujak Shangai. Makanan tersebut kerap dijual di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat. Uniknya, tak seperti sajian rujak pada umumnya yang menggunakan potongan buah dan siraman gula merah yang diulek bersama cabai, Rujak Shanghai justru menggunakan campuran ubur-ubur dan juhi rebus, lalu disiram dengan saus berwarna merah kental yang terbuat dari kecap asin, saus sambal, dan saus tomat.

Di atasnya kemudian diberi taburan kacang tanah yang semakin menambah tekstur renyah dari rujak. Resep Rujak Shanghahi sendiri merupakan warisan turun temurun hingga tiga generasi, sehingga tak heran bila kelezatannya begitu melegenda.

4. Tempura ubur-ubur

Selain dapat diolah dalam bentuk tumisan atau salad, ubur-ubur juga dapat digoreng dengan balutan tepung yang renyah, layaknya sajian tempura. Cukup rendam irisan ubur-ubur dengan air panas selama kurang lebih 15 menit, lalu bilas dengan air dingin dan pipihkan.

Kemudian, campurkan tepung jagung, tepung terigu dan garam, dan tambahkan biji wijen serta air soda hingga merata. Celupkan potongan ubur-ubur ke dalam adonan tepung, dan goreng hingga berwarna keemasan. Agar rasanya lebih nikmat, kamu juga bisa menambahkan bubuk cabai atau kecap asin.

 

Sumber :

https://kumparan.com/kumparanfood/ini-olahan-unik-berbahan-ubur-ubur-yang-ternyata-nikmat-disantap-1534750805117297136/full

http://id.seaweedglobal.com/info/jellyfish-salad-23206353.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar