Sabtu, 24 Oktober 2020

 PENGOLAHAN UBUR UBUR

Ubur-ubur bisa di makan. Biasanya dijadikan sebagai snack atau makanan pembuka di restaurant chinese food. Biasanya disajikan dengan bumbu dan biji wijen. Ubur-ubur sering digunakan untuk mendampingi berbagai jenis daging panggang. Ada juga ubur-ubur yang digunakan sebagai paduan salad.

Agar dapat memakannya dibutuhkan pengolahan yang tepat supaya ubur-ubur tidak gatal ketika di makan.

Dari segi rasa, ubur-ubur sangat ngangenin loh. Paduan rasa bumbunya yang gurih, kenyal, dan kadang agak spicy .

 Siapa sangka bila ubur-ubur yang selama ini kerap dianggap berbahaya justru dapat diolah menjadi hidangan yang lezat?

Hewan laut yang satu ini memang memiliki racun penyengat yang digunakan untuk melindungi diri, sehingga banyak yang takut dan cenderung menghindarinya. Tak banyak yang tahu, di balik sengatan mematikannya itu, ternyata ubur-ubur sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan.

Biasanya, ubur-ubur dicelup ke dalam minyak wijen, kecap, cuka dan gula. Di masakan khas China, ubur-ubur sering diolah menjadi salad untuk makanan pembuka. Tak berbeda jauh dengan masakan Jepang yang juga sering dihidangkan sebagai asinan, bersama aneka sayuran seperti kol, selada, mentimun, dan teripang.

Pengolahannya pun tak begitu sulit, karena sekarang ini sudah banyak tersedia produk olahan kering ubur-ubur dalam kemasan, sehingga bisa langsung disantap atau dicampur dengan bahan-bahan lainnya.

Alum adalah zat dehidrasi yang harus digunakan dalam pengolahan ubur-ubur, tapi terlalu banyak tawas dapat menyebabkan residu aluminium berlebihan. Standar makanan mensyaratkan bahwa kandungan tawas ubur-ubur asin harus 1,2% -2,2%, dan tawas pada rasio yang baik Memastikan rasa produk, meningkatkan kualitas produk, memperpanjang umur simpan produk.

Beberapa produsen tidak akan sepenuhnya mengolah produk ubur-ubur sebagai penjualan produk jadi, penampilan kulit ubur-ubur ini tembus jelly-like, dan renyah lembut Ma Tang-like, meremas ringan dengan tangan, meluap cair, penampilan ubur-ubur ini berwarna merah coklat, pusat dari bahan seperti gel putih lembut, astringent, licin, termakan.

Saat ubur-ubur diproses di daerah beriklim panas, boraks dan asam borat sering ditambahkan sebagai bahan pengawet untuk mencegah ubur-ubur agar tidak membusuk. Kedua zat ini adalah makanan tambahan yang tidak diperbolehkan di dalam negeri. Boraks dapat menyebabkan gejala keracunan termasuk mual, muntah, diare berdarah dan sakit perut.

Sulfit atau sulfat digunakan sebagai agen pemutih oleh beberapa perusahaan pengolahan ubur-ubur untuk menyingkirkan uban "darah kepala" dan "pakaian merah", sedangkan belerang dioksida dapat menyebabkan reaksi alergi seperti asma. Beberapa orang mungkin mengalami sakit kepala setelah mengkonsumsi bahan pengawet ini dan mual. Menanggapi faktor-faktor yang tidak aman ini, China menerapkan standar kualitas untuk ubur-ubur asam.

Kulit ubur berkualitas tinggi: putih atau kuning muda, berkilau, putaran alami, datar besar, tidak ada bintik merah, beraneka ragam dan gelap, seragam tebal daging dan ketangguhan, tidak ada bau busuk, ketangguhan, rasa palatabilitas yang tajam.

Kulit ubur-ubur berkualitas buruk: warna lebih gelap, bau aneh, ketangguhannya yang buruk, rapuh.

Kepala ubur-ubur berkualitas tinggi: harus kuning putih, coklat atau merah dan warna alami lainnya, berkilau, tubuh lengkap, tidak ada daging sting, tebal dan keras, dan rasanya renyah.

Kepala ubur-ubur berkualitas buruk: ungu dan hitam, ketangguhannya yang buruk, tangkapan tangan yang rapuh, ada bau aneh dan cairan seperti nanah.

Dalam beberapa tahun terakhir, produsen telah menggunakan alginat sebagai bahan baku pembuatan ubur-ubur buatan. Ubur-ubur tiruan (sutra) dan ubur-ubur alami, meski mirip tampilannya, tidak memiliki nutrisi ubur-ubur alami

Ubur-ubur adalah coelenterate yang hidup di laut, bentuk hemispherical dan dapat dimakan. Kepala disebut ubur-ubur,

dengan bentuk payung putih, agar gerakan teleskopik. Ini memiliki delapan kaki, dan ada beberapa filamen di bawah kaki yang disebut kepala ubur-ubur.

Ubur-ubur beradaptasi dengan kisaran suhu air 15 ~ 32 , cocok untuk suhu air 20 ~ 24 ; untuk beradaptasi dengan kisaran salinitas 8 ~ 32, cocok untuk salinisasi 18 ~ 26 hai intensitas cahaya habitat 2400 di bawah lingkungan cahaya rendah.

 Nutrisi ubur-ubur sangat kaya, sesuai dengan determinasi: per 100 gram protein ubur-ubur 12,3 gram, 4 gram karbohidrat, 182 mg kalsium, 132 mikrogram yodium dan berbagai vitamin. Ubur-ubur atau secara membabi buta menyembuhkan obat. Pengobatan Cina percaya bahwa ubur-ubur memiliki detoksifikasi, dahak lunak Kennedy, efek antihipertensi antihipertensi. Setelah mengolah produknya, kata departemen payung untuk ubur-ubur, kata pergelangan tangan adalah kepala ubur-ubur, ubur-ubur harga komoditi ubur-ubur.

 Ubur-ubur selalu digunakan pada hidangan dingin Cina, hanya butuh 3 langkah, Anda bisa mendapatkan hidangan yang lezat.

1. Satu hari di muka ubur-ubur yang direndam dengan air bilas, lendir mentimun.

2. Kulit ubur-ubur parut, rebus air ke dalam pot sesaat, angkat dan rendam dalam air dingin.

3. Jellyfish sutra dan mentimun dengan bawang putih, jahe, cuka, kecap dan minyak wijen bisa tercampur rata.

Kira-kira, apa saja makanan yang bisa dibuat menggunakan ubur-ubur, ya?

1. Salad ubur-ubur

Salad ubur-ubur merupakan olahan yang populer dan kerap disantap saat musim panas karena rasanya yang segar. Bahan-bahannya cukup sederhana, terdiri dari campuran ubur-ubur, gula, garam, cuka, minyak wijen, potongan wortel, timun, dan cabai merah. Untuk dapat menyantapnya, kamu hanya perlu merebus ubur-ubur dengan air mendidih selama 5 menit, lalu rendam semalaman sambil diganti airnya beberapa kali.

Setelahnya, campurkan gula, garam, cuka, dan minyak wijen ke dalam mangkok hingga larut, dan masukkan potongan sayuran. Tambahkan potongan ubur-ubur ke dalamnya, dan simpan di dalam kulkas. Sajikan dalam keadaan dingin. Kenyal dan segar!

2. Tumis ubur-ubur

Meski hidangannya bernama tumis ubur-ubur, proses pengolahannya malah tak seperti tumisan pada umumnya. Ya, hidangan tumis ubur-ubur terbuat dari ubur-ubur siap olah yang telah diiris tipis memanjang dan direndam air panas, lalu dicampur dengan soun yang juga telah direndam air panas.

Selain itu, ditambahkan pula beberapa bahan lain seperti juhi (cumi berukuran besar) yang telah direbus, jamur, batang daun ketumbar, cabai merah, daun bawang, dan daun ketumbar.

Campur semuanya dengan minyak zaitun, minyak wijen, air jeruk nipis, dan garam, lalu simpan ke dalam kulkas selama 20 menit dan sajikan. Mudah, bukan?

3. Rujak Shanghai

Nah, mungkin banyak orang yang tidak asing dengan Rujak Shangai. Makanan tersebut kerap dijual di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat. Uniknya, tak seperti sajian rujak pada umumnya yang menggunakan potongan buah dan siraman gula merah yang diulek bersama cabai, Rujak Shanghai justru menggunakan campuran ubur-ubur dan juhi rebus, lalu disiram dengan saus berwarna merah kental yang terbuat dari kecap asin, saus sambal, dan saus tomat.

Di atasnya kemudian diberi taburan kacang tanah yang semakin menambah tekstur renyah dari rujak. Resep Rujak Shanghahi sendiri merupakan warisan turun temurun hingga tiga generasi, sehingga tak heran bila kelezatannya begitu melegenda.

4. Tempura ubur-ubur

Selain dapat diolah dalam bentuk tumisan atau salad, ubur-ubur juga dapat digoreng dengan balutan tepung yang renyah, layaknya sajian tempura. Cukup rendam irisan ubur-ubur dengan air panas selama kurang lebih 15 menit, lalu bilas dengan air dingin dan pipihkan.

Kemudian, campurkan tepung jagung, tepung terigu dan garam, dan tambahkan biji wijen serta air soda hingga merata. Celupkan potongan ubur-ubur ke dalam adonan tepung, dan goreng hingga berwarna keemasan. Agar rasanya lebih nikmat, kamu juga bisa menambahkan bubuk cabai atau kecap asin.

 

Sumber :

https://kumparan.com/kumparanfood/ini-olahan-unik-berbahan-ubur-ubur-yang-ternyata-nikmat-disantap-1534750805117297136/full

http://id.seaweedglobal.com/info/jellyfish-salad-23206353.html

Senin, 12 Oktober 2020

 Budidaya udang Vaname di Kolam Terpal



Ada beberapa langkah budidaya udang vaname di kolam terpal yang bisa dilakukan secara maksimal. Anda harus memperhatikan pembesaran udang secara benar dan sesuai aturan supaya tidak terjadi hal-hal yang diinginkan.

Langkah-langkah strategis yang bisa diambil ialah sebagai berikut:

1. Persiapan Lokasi

Anda dapat memilih lokasi budidaya udang yang sesuai dengan kebutuhan. Anda dapat menggunakan lokasi di belakang rumah atau tanah kosong yang Anda miliki. Anda dapat menggunakan lokasi yang terbaik untuk membuat pembesaran budidaya udang yang diinginkan.

2. Pengaturan Budidaya

Anda dapat memilih budidaya vaname pada air tawar di dalam kolam terpal dengan baik. Budidaya ikan vaname air tawar biasanya dilakukan untuk tambak. Anda bisa memelihara udang vaname yang bisa dilakukan pembesarannya di air payau. Namun saat ini budidaya udang juga bisa dilakukan di kolam terpal.

3. Pemberantasan Hama

Anda dapat memberantas hama yang bisa memangsa udang vaname kapan saja. Hewan bisa memangsa udang vaname yang kecil. Banyak kegagalan yang terjadi dalam melakukan panen udang sehingga hal-hal yang semacam ini seharusnya juga menjadi pengertian yang cukup. 

4. Pengisian Air Di Kolam

Anda dapat memperhatikan bagaimana air bisa diisi ke dalam kolam dengan mengisi air masuk ke kolam secara bertahap. Anda bisa membiarkan pengisian air yang sudah diisi ke dalam kolam selama 1 sampai 2 minggu. Air bisa dibiarkan agar bau karet dari  terpal hilang. Setelah itu air dibuang dan diganti dengan air tawar yang baru. Didiamkan beberapa hari.

5. Fermentasi Kolam Udang Vaname

Sebelum diberi bibit udang, terlebih dahulu kolam harus difermentasi dengan probiotik dan ditambahkan garam agar air menjadi payau.

6. Pemilihan Bibit Unggul

Anda bisa memilih pembesaran udang vaname dengan memilih pembesaran untuk udang yang kualitasnya sangat baik dan unggulan. Bibit unggul biasanya dapat dilihat dari segi ukurannya yang seragam. Pembibitan udang bisa dilakukan dengan cara berenang melawan arus sehingga tidak terdapat cacat atau luka di area fisiknya.

7. Penebaran Bibit Udang 

Benur ialah anak udang vaname yang bisa disebar kapan saja. Anda harus memperhatikan aklimitasasi suhu air dalam kolam. Caranya dengan mengapungkan kantong yang berisi bibit udang. Kemudian, Anda dapat menyimpan kantung yang berisi kantung.

8. Perhatikan Waktu Penebaran Benur (Bibit Udang)

Sebaiknya Anda memperhatikan waktu yang digunakan sebagai penebaran anak udang vaname jangan dilakukan di siang hari. Sebaiknya lainnya, Anda dapat melakukan penebaran bibit saat sore hari atau matahari sehingga tidak terlalu menyengat.

9. Perhatikan Proses Pemeliharaan Udang

Anda dapat memelihara pemeliharaan udang vaname sampai waktunya tiba dapat dipanen. Anda dapat memantau dan memelihara suhu yang ada dalam kolam tambak yang mengandung PH yang ada di dalamnya. Biasanya kandungan oksigen yang ada di dalam air bisa dilakukan ke dalam tambak.

10. Perhatikan Waktu Pemberian Pakan Udang Vaname

Selama 7 hari, Anda dapat melakukan penebaran udang sehingga Anda perlu memperhatikan waktu makan agar pembesaran udang sudah bisa berjalan lancar. Nanti setelah memasuki usia 7 hari, maka Anda bisa memberikan protein tinggi yang banyaknya 30% dari takaran pakan yang ada. Anda bisa memberikan pakan udang sebanyak 3 sampai 4 kali sehari. 

11. Pengurasan Air Kolam

Anda dapat melakukan pembesaran udang dengan ketahanan kuat dengan mengganti air kolam secara baik. Sebaiknya dilakukan setelah kolam udang berusia 60 hari, dan isi saja sebanyak 10% dari volume air kolam. Kemudian Anda dapat meningkatkan volume air menjadi 15 – 20 %.

12. Proses Panen

Anda dapat melakukan panen udang vaname ketika sudah berusia 4 – 5 bulan. Kriteria dari ukuran udang yang ideal sehingga kurang lebih mudah untuk dikuras dengan baik proses panen bisa dilakukan untuk berbagai macam ketika musim panen. 

 

Ada beberapa keuntungan budidaya udang vaname dengan menggunakan kolam terpal yaitu sebagai berikut:

1. Lebih Hemat

Usaha budidaya udang vaname dengan menggunakan kolam terpal lebih hemat dibandingkan dengan menggunakan kolam tembok atau beton.

Anda bisa membeli kolam terpal langsung jadi sehingga tidak membutuhkan karyawan lagi untuk pembuatannya. Bayangkan jika harus menggunakan kolam tembok yang membutuhkan dana untuk biaya karyawan. Air tawar yang Anda pakai juga lebih hemat karena lebih bersih menggunakan terpal.

Anda juga harus memilih produsen kolam terpal yang telah memenuhi standart, seperti duniaterpal.com yang telah berpengalaman menangani ribuan proyek kolam terpal di Indonesia.

Lalu berapa harga kolam terpalnya? Akan saya bahas di bagian akhir artikel ya.

2. Lebih Efisien

Usaha budidaya udang vaname dengan menggunakan kolam terpal lebih efisien waktu dibandingkan dengan penggunaan kolam terpal tembok. Anda bisa membeli secara langsung kolam terpal yang Anda inginkan dibandingkan dengan pembuatan kolam tembok yang membutuhkan waktu lebih lama.

3. Lebih Awet

Kolam terpal untuk budidaya udang vaname lebih awet dibandingkan dengan penggunaan kolam beton. Kolam terpal untuk budidaya udang vaname bisa digunakan hingga mencapai 10 tahun. Bayangkan jika Anda menggunakan kolam beton, Anda tentunya akan melakukan perbaikan saat mulai mencapai usia 5 tahun.

Kolam terpal lebih awet dibandingkan dengan kolam beton karena memang sudah dirancang untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama. Kolam terpal merupakan solusi jitu untuk Anda dalam melakukan budidaya udang galah atau vaname di air tawar. 

4. Ukuran Kolam Bisa Disesuaikan

Kolam terpal memiliki pilihan ukuran yang bisa disesuaikan dengan pembesaran budidaya udang galah dan vaname. Kolam terpal memiliki pilihan dua bentuk yaitu bentuk kotak dan bentuk bulat. Kolam terpal juga memiliki pilihan dalam hal ukuran.

Ukuran kolam terpal bisa disesuaikan dengan baik. Kolam terpal penggunaannya bisa disesuaikan dengan ukuran pekarangan dan kolam beton sangat susah disesuaikan dengan pekarangan jika memang sudah terlanjur dibuat.

5. Kolam Terpal Lebih Berkualitas

Kolam terpal memiliki kualitas yang lebih baik dari kolam beton. Kolam terpal jika digunakan sebagai media pembesaran jenis udang galah dan vaname biasanya akan tumbuh menjadi lebih sehat. Kolam terpal biasanya akan menghasilkan panen udang dalam jumlah yang besar.

Kolam beton sangat rentan untuk terjangkit penyakit. Kolam beton biasanya akan mengalami tercampurnya racun yang bisa membuat udang menjadi lebih mudah mati. Tingkat hidup udang biasanya lebih banyak saat mengalami proses pembesaran yang berkualitas pula.

6. Kolam Terpal Lebih Mudah dalam Pembesaran Jenis Udang Galah

    dan  Vaname

Kolam terpal akan memudahkan Anda dalam melakukan pembesaran udang galah dan vaname. Udang membutuhkan banyak air sehingga ada baiknya Anda menggunakan kolam terpal. Kolam terpal lebih simpel untuk digunakan dan mudah dibersihkan.

Bandingkan dengan penggunaan kolam tembok yang sudah tidak bisa lagi diganti airnya secara berkala karena harus dilakukan pengurasan. Pengurasan membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga ada baiknya Anda melakukan pembesaran di kolam ikan.

7. Produsen Kolam Terpal yang Anda Pilih Juga Harus yang Berkualitas

Saat ini banyak penjual kolam terpal namun ketika Anda membeli, perhatikan juga kualitasnya. Kualitas kolam terpal untuk budidaya udang vaname memiliki standart standart tertentu. Pastikan Anda memesan di produsen kolam terpal terpercaya. 

Sumber : 

https://bulelengkab.go.id/detail/artikel/cara-sukses-budidaya-udang-vaname-air-tawar-di-kolam-terpal-86

 

Jumat, 09 Oktober 2020

 TANAMAN UNTUK MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN

 


Pengelolaan secara baik dapat menjaga kualitas air agar tetap stabil. Misalnya, mengganti air sekitar sepertiga volume air setiap hari akan membuat air akan tetap terjaga kualitasnya. Memberikan pakan tepat dosis, mengatur kepadatan tebar dan menjaga masuknya polutan juga akan mencegah timbulnya masalah kualitas air.

A. Tanaman untuk Mengobati Penyakit Ikan
Beberapa tanaman disekitar kita ternyata dapat dipakai sebagai alternatif pengobatan, meskipun hanya jenis tertentu, tetapi pemakaian tanaman sebagai media mengobati ikan merupakan kemajuan di bidang budidaya ikan. Apalagi tren untuk kembali kealam turut digalakkan untuk menekan dampak buruk penggunaan obat kimia. Adapun beberapa jenis tanaman yang sudah terbukti mengobati penyakit adalah sebagai berikut.
 
1. Kamboja (Plumeria acuminata AIT)
a. Kandungan Kimia : akar dan daun kamboja mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol. Daun mengandung alkaloid
b. Bagian yang digunakan : getah daun dan batang
c. Aplikasi
Getah daun dan batang dapat mengobati koreng ikan akibat serangan jamur Saprolegnia sp. Pengobatan dilakukan sengan cara daun kamboja dipetik pagi hari, saat pagi getah masih banyak dibanding siang dan sore hari. Dosis untuk kolam dengan luas 100 m2 membutuhkan daun sebanyak 10 kg, batang dicacah kecil-kecil lalum dimasukan ke dalam kolam hingga merata, perlakuan ini diulang setiap hari selama tiga hari.

2. Pulai (Astonia scholaris)
a. Kandungan Kimia : kandungan kimia dari kulit batang antara lain alkoloid ekitamina, ekitenina, alsonina, akiserina, ekitina, aktamidina, dan ekiterina. Kandungan kimia yang ada kaitannya dengan pengobatan belum jelas diketahui.
b. Bagian yang digunakan : daun dan kulit batang
c. Aplikasi
Getah daun dan batang dapat mengobati koreng ikan akibat serangan jamur Saprolegnia sp, caranya petik daun saat getah masih banyak. Untuk kolam dengan ukuran 100 m2 dibutuhkan daun sebanyak 10 kg. batang dicacah kecil-kecil lalum dimasukan ke dalam kolam hingga merata, perlakuan ini diulang setiap hari selama tiga hari

3. Randa Nunut (Drymaria cordata)
a. Kandungan Kimia : -
b. Aplikasi
Daun ini digunakan sebagai obat anti jamur, caranya ambil 5-10 lembar untuk 30 liter air, remas daun tersebut hingga lumat lalu peras. Setelah ampas daun diangkat masukan ikan sakit selama 60 menit selama perlakuan ikan sakit dikarantina agar tidak menular pada ikan lain

B. Tanaman untuk Mengendalikan Hama
Hama penggangu sangat merugikan dalam proses budidaya ikan kehadirannya dikolam bisa sebagai predator atau inang penyakit, akibatnya produksi akan menurun. Hama yang kerap dijumpai sebagai predator, antara lain ular air, biawak, dan kadal. Keong emas juga seringkali ditemui dikolam. Binatang itu merupakan inang cacing yang merugikan peternak. Sementara kehadiran kepiting sebenarnya bukan suatu masalah bagi ikan. Namun, lokasi sarang dapat merusak dinding atau tunggul kolam sehingga merugikan peternak.

1. Akar Tuba/jenu (Derris eliptica Roxb.Benth)
a. Kandungan Kimia : akar tuba mengandung alkaloid, saponin, falvonoid, tanin, dan polifenol. Salah satu produksi metabolit sekunder yang dikandung oleh tanaman tuba adalah rotenon (C23H22O6) , kandungan rotenono tertinggi terdapat pada akar­, yaitu 0,3-12% rotenon merupakan racun perut dan kontak tetapi bersifat sistemik.
b. Bagian yang digunakan : seluruh tanaman
c. Aplikasi
Akar tuba dapat sebagai racun serangga, akar ini untuk membunuh predator sebelum pendederan atau pembesaran.

2. Ketepeng (Cassia alata L )
a. Kandungan Kimia : kulit kayu mengandung aloe-emodin, asam krosofanat, resin, krisofanol, dan seng. Sementara asam oleat terkandung dalam biji.
b. Bagian yang digunakan : daun
c. Aplikasi
Untuk membunuh predator dikolam, caranya setelah kolam dikeringkan aliri kolam dengan air hingga mencapai ketinggian 15 cm. Setelah itu ambil daun ketepeng sebanyak 4 kg untuk kolam seluas 100 m2 . Daun ketepeng diremas-remas didalam ember yang berisi air, lalu disaring kemudian hasil saringan tersebut dimasukan ke dalam kolam.

3. Liridiah / Gamal (Glyriceridia sephium)
a. Kandungan Kimia : daun mengandung saponin, flavanoid, dan polifenol
b. Bagian yang digunakan : daun
c. Aplikasi
Untuk membunuh predator dikolam, caranya setelah kolam dikeringkan aliri kolam dengan air hingga mencapai ketinggian 15 cm. Setelah itu ambil daun liridiyah sebanyak 6 kg untuk kolam seluas 100 m2 . daun ketepeng diremas-remas didalam ember yang berisi air, lalu disaring kemudian hasil saringan tersebut dimasukan ke dalam kolam.

4. Nanas (Ananas comosus Merr)
a. Kandungan Kimia : daun, buah, akar mengandung saponin,flavanoid, dan polifenol.
b. Bagian yang digunakan : buah
c. Aplikasi
Nanas dapat memberantas kepiting. Hewan ini sering merusak tanggul kolam. Caranya nanas dicacah sampai lembut, lalu cacahan itu diaduk aduk ketanah dengan radius 0,5 m disekitar lubang kepiting, dengan cara ini kepiting yang bersembunyi dalam tanah akan mati. Dengan menanam nanas ditanggul kolam dapat mencegah kepiting datang.

5. Teh (Thea sinensis)
a. Kandungan Kimia : biji teh mengandung saponin 10-13% sehingga penggunaannya sebagai racun disarankan sebanyak 15-18 kg/ha. Tepung biji teh mempunyai kandungan saponin lebih rendah sehingga dosis harus lebih besar sekitar 150-180 kg/ha
b. Bagian yang digunakan : biji
c. Aplikasi
Selain digunakan sebagai pemupukan juga dapat dilakukan sebagai racun membunuh predator atau pesaing makanan dikolam. Sebelum dicampurkan biji teh dikeringkan atau digiling halus. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal bungkil teh direndam selama semalam,airnya tak perlu disaring karena sisa bijinya dapat sebagai pupuk.

6. Tefrosia (Tefhrosia vogelii Hook)
a. Kandungan Kimia : komponen aktif adalah tephorosin dan deguelin yang merupakan senyawa isomer dan rotenon.
b. Bagian yang digunakan : daun
c. Aplikasi
Sangat beracun terhadap keong mas, caranya, daun dihaluskan lalu dicampur dengan air dan ditambah sedikit ditergen. Pemakaian konsentrasi 1% dapat mematikan keong mas. Selain obat hama daunnya juga berguna sebagai pupuk hijau.

7. Sembung (Blumea balsamifera D.C)
a. Kandungan Kimia : daun sembung mengandung boneol, sineol, limonen, dan dimetil eter florosetofenon.
b. Bagian yang digunakan : daun
c. Aplikasi
Daun dihaluskan lalu dicampur dengan air. Pada konsentrasi 1%, larutan daun dalam air ditambah 0,1% deterjen cair mengakibatkan 50% kematian populasi keong.

8. Tembakau (Nicotiana tabcum L)
a. Kandungan Kimia : tembakau mengandung bahan beracun yang disebut nikotin. Konsentrasi tertinggi terdapat pada ranting dan tulang daun. Kandungan lain adalah saponin, alkaloid, flavanoid, dan polifenol.
b. Bagian yang digunakan : daun dan batang
c. Aplikasi
Umumnya yang digunakan adalah daun tetapi agar lebih praktis peternak biasanya menyertakan batangnya. Tembakau efektif untuk memberantas hama, seperti cacingpolichaeta, atau trisipan.
Daun digunakan langsung atau dihaluskan terlebih dahulu, cara lain dikeringkan terlebih alu di haluskan menjadi bentuk tepung.
Dosis yang dianjurkan 300-400 kg/ha luas kolam.air dikurangi ketinggian 5-10 cm. Selanjutnya serbuk ditebar secara merata keseluruh permukaan kolam.

Sumber :

http://mukhtar-api.blogspot.com/2011/04/tanaman-untuk-mengendalikan-hama-dan.html