Jenis-Jenis Pakan Lobster Air Tawar Terbaik Untuk Usaha
Dalam budidaya terutama pembesaran lobster air tawar, makanan lobster air
tawar menjadi hal yang perlu diperhatikan. Mari pahami berbagai jenis pakan lobster air tawar di
bawah ini sebelum memutuskan untuk memulai bisnisnya.
1. Morfologi Lobster Air Tawar
Lobster air tawar (Cherax
quadricarinatus) merupakan salah satu genus dari udang air tawar (Crustacea).
Tubuh lobster ini terbagi
menjadi dua bagian, yaitu kepala dada dan badan. Hewan air ini tidak memiliki
tulang dalam, tapi memiliki cangkang yang membungkus seluruh tubuhnya.
Lobster air tawar memiliki
kaki gerak pada thoraksnya yang terdiri dari mata, antena, antenula, mulut, dan
lima pasang kaki jalan.
Perlu diketahui bahwa lobster air tawar adaah pemakan
segala atau omnivora. Sehingga, tak sulit dalam menemukan pakan lobster air
tawar.
Secara garis besar, jenis pakannya dapat dibagi
menjadi dua jenis, yaitu pakan buatan dan pakan alami. Untuk lebih jelasnya,
silahkan simak penjelasan tentag kelebihan dan kekurangan pakan buatan dan
alami berikut ini:
Pakan buatan adalah pakan yang
dibuat oleh pabrik atau biasa juga disebut dengan pellet. Sebakai pakan lobster
air tawar, ada dua pellet yang bisa diberikan, yaitu pellet udang dan pellet
lobster air tawar.
Kelebihan:
Pellet udang termasuk pakan lobster air tawar agar
cepat besar. Bahan pakan ini mengandung protein yang baik bagi pertumbuhan
lobster.
Kekurangan:
Pemberian pellet udang untuk
lobster air tawar tak boleh sembarangan. Umur lobster air tawar harus diketahui
agar dapat memberikan pellet yang sesuai.
Misalnya saja untuk benih lobster yang baru menetas, sebaiknya diberi pellet DO yang lembut, setelah umur 2 minggu pellet diganti dengan yang berukuran lebih besar hingga lobster air tawar mencapai usia dewasa.
2. 2. Pellet Lobster Air Tawar
Kelebihan:
Sama seperti pellet udang,
pellet lobster air tawar juga menjadi makanan lobster air tawar agar cepat
besar. Pellet lobster air tawar juga memiliki kandungan protein dan juga
kalsium yang tinggi.
Kekurangan:
Sebaiknya pellet tidak
diberikan pada benih lobster air tawar yang berukuran di bawah 1 cm, karena
kandungan kalsiumnya akan meyulitkan lobster air tawar dalam melepaskan diri
dari kulitnya pada saat molting.
Selain itu, takaran pakannya
juga harus dikontrol agar tidak megotori kolam dan meningkatkan kadar amoniak
dalam air kolam.
Pemberian pellet juga harus
diimbangi dengan pemberian pakan alami. Ada berbagai jenis pakan alami untuk
pembesaran lobster air tawar.
Berikut adalah kelebihan dan
kekurangan beberapa jenis pakan alami yang patut diketahui:
1. Enceng Gondok
Kelebihan:
Enceng gondok adalah salah
satu tanaman air yang menjadi pakan ideal lobster air tawar. Selain mengandung
mineral, kelebihan lain dari enceng gondok adalah kemudahannya untuk
didapatkan.
Pemberian enceng gondok perlu
diperhatikan. Yaitu dengan cara dipotong secara halus dan memanjang agar mudah
dimakan.
Kekurangan:
Saat musim kemarau, banyak sungai alami yang mengalami kekeringan, sehingga
keberadaan enceng gondok liar juga berkurang. Jadi, bagi yang menyukai enceng
gondok sebagai pakan lobster air tawar, sebaiknya juga turut membudidayakan
enceng gondok di kolam sendiri.
Kelebihan:
Sama seperti enceng gondok, selada air adalah bahan makanan yang mengandung
mineral. Mudah didapatkan, selada air bisa menjadi selingan enceng gondok
sebagai pakan lobster air tawar jika keberadaan enceng gondok berkurang.
Kekurangan:
Kekurangan dari selada air adalah beratnya yang ringan, sehingga sulit
tenggelam. Untuk mengakalinya, selada dapat dilayukan terlebih dahulu dengan
cara direbus air panas sebentar.
Setelah layu, baru berikan selada air ke kolam lobster air tawar Anda.
3. Hydrilla verticillata
Kelebihan:
Hydrilla verticillata atau hydrilla adalah tanaman air selanjutnya
yang baik dijadikan bahan pakan lobster air tawar karena mengandung mineral dan
vitamin yang mendukung pertumbuhan lobster air tawar.
Kekurangan:
Bahan yang satu ini sulit dikenali di alam, sehingga banyak yang memilih
enceg gondok dibandingkan hydrilla sebagai pakan lobster air tawar.
4.
Ludwigia Inclinata Green
Kelebihan:
Sama seperti tanaman air
lainnya, Ludwigia Inclinata Green juga memiliki kandungan
mineral dan vitamin. Tanaman ini bisa ditemukan di sungai beraliran lambat.
Kekurangan:
Tanaman ini dibanderol dengan
harga yang cukup tinggi, karena Ludwigia Inclinata Green banyak
dicari sebagai tanaman aquascape. Sehingga, banyak yang memilih tanaman air
lain sebagai pakan lobster air tawar.
b. Daging (Protein Hewani)
1. Plankton
Kelebihan:
Plankton adalah biota air
alami, sehingga pemberian plankton akan membuat lobster air tawar mendapat
pakan layaknya berada di alam liar. Kandungan protein hewani dari plankton juga
sangat baik bagi pertumbuhan lobster air tawar.
Kekurangan:
Plankton hidup dijual dengan
harga yang cukup tiggi, sehingga memang diperlukan budget lebih ketika memilih
bahan pakan lobster air tawar ini.
2. Usus Ayam
Kelebihan:
Usus ayam adalah makanan
lobster air tawar yang bertujuan agar lobster cepat besar. Mengandung protein
dan lemak hewani yang tinggi serta mudah didapatkan, maka tak heran jika bahan
ini banyak dipilih untuk pembesaran lobster air tawar.
Selain itu, usus ayam juga
seringkali menjadi limbah dalam industri pemotongan unggas. Sehingga dapat berperan
pula dalam pengurangan limbah.
Kekurangan:
Kekurangan bahan ini adalah
memerlukan waktu dan tenaga untuk membersihkannya dari kotoran ayam. Karena,
jika tidak dibersihkan, air kolam akan mudah kotor dan bahkan tercemar penyakit
yang mungkin ada dalam kotoran.
3. Keong Mas
Kelebihan:
Keong mas mudah didapatkan di
daerah persawahan atau sungai yang mengalir. Mengandung protein dan lemak
hewani tinggi, keong mas menjadi pakan lobster air tawar spesialis pembesaran
yang cukup ideal.
Kekurangan:
Di musim kemarau, keong mas tergolong sulit di
dapatkan karena banyak sungai dan sawah yang mengalami kekeringan. Selain itu,
Anda juga membutuhkan tenaga lebih dalam mencari keong mas liar di sawah.
4. Kutu Air
Kelebihan:
Kutu air adalah jenis pakan selanjutnya
yang mengandung protein hewani. Memiliki ukuran yang kecil, maka pakan ini
mudah untuk dimakan lobster air tawar.
Pakan kutu air ini juga cocok
diberikan sebagai pakan lobster hias. Selain itu, kutu air juga dapat diberikan
kepada lobster dalam berbagai ukuran.
Kekurangan:
Kekurangan dari bahan ini
adalah ketersediaannya yang tidak selalu ada di semua wilayah. Sehingga, jika
ingin melakukan budidaya lobster air tawar dan menggunakan bahan ini sebagai
bahan pakan, perlu untuk bermitra dengan pelaku budidaya kutu air.
5.Cacing Darah
Kelebihan:
Selanjutnya ada cacing darah
yang kerap dijadikan sebagai pakan ikan. Cacing darah juga menjadi pakan ideal
bagi lobster air tawar karena kandungan protein hewani yang tinggi.
Kekurangan:
Karena cacing ini banyak
diminati sebagai pakan ikan, maka para pelaku budidaya lobster air tawar perlu
memiliki mitra sebagai penyedia cacing darah agar tidak kekurangan stok.
6. Cacing Sutera
Kelebihan:
Tak hanya mengandung protein
seperti pakan hewani lainnya, cacing sutra juga mejadi pakan lobster air tawar
lainnya karena dapat diberikan dalam kondisi hidup sehingga tidak akan
mengotori kolam.
Kekurangan:
Pemilihan cacing sutera
sebagai pakan lobster sebaiknya juga diselingi dengan pemberian pakan lain,
seperti sayuran atau pellet. Hal ini untuk menyeimbangkan nutrisi lobster air
tawar.
7. Udang Kecil
Kelebihan:
Lobster air tawar adalah hewan
air yang kanibal, sehingga pemberian udang kecil juga bisa dijadikan alternatif
pakan. Udang kecil juga memiliki kandungan protein hewani yang baik bagi
pertumbuhan lobster air tawar.
Kekurangan:
Kekurangan dari bahan pakan
ini adalah harganya yang cukup tinggi. Sehingga, pemberian udang kecil
sebaiknya tidak terlalu sering dan dapat diselingi dengan bahan pakan hewani
lain, seperti cacing atau kutu air.
Sumber
:
http://www.alamikan.com/2020/03/jenis-jenis-pakan-lobster-air-tawar.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar