Budidaya
Ikan Rainbow Bosemani

Ikan Rainbow adalah salah
satu jenis ikan hias yang cukup laku dipasaran. ikan ini juga merupakan
komoditi ekspor andalan Indonesia.
Salah satu jenis ikan
Rainbow adalan Rainbow Boesemani. Ikan yang bernama latin Melanotaenia
boesemani adalah spesies ikan dalam keluarga Melanotaeniidae.
Pola warna Rainbow
Boesemani berbeda dengan sebagian besar jenis ikan Rainbow yang lain, karena
memiliki warna setengah oranye-merah di belakang dan warna kebiruan-abu atau
ungu di depan yang dalam beberapa spesimen hampir berbentuk sempurna.
Melantotaenia boesemani memiliki panjang tubuh sekitar 10 cm jika diberi
makanan yang tepat dan kondisi air yang baik.
Menurut beberapa kalangan
yang berkecimpung dibidang ikan hias, membudidayakan Boesemani termasuk untung.
Hal ini disebabkan oleh harga jualnya yang relatif cukup mahal. Namun entah
mengapa para petani ikan hias, masih kelihatan enggan membudidayakan ikan ini.
Dalam budidaya Rainbow
Boesemani ini, ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan, yakni :
Membedakan jantan dan
betina
Ikan akan mulai memijah
setelah berumur minimal 6 bulan dengan ukuran sekitar 6-7 cm. Selama memijah,
rainbow bosemani jantan akan menunjukan warna lebih cerah dengan sirip-sirip
agak kemerahan, dibanding betina warnanya sedikit pucat dan tubuhnya lebih
kecil hanya lebih gemuk dibagian perutnya.
Ikan Rainbow merupakan
jenis ikan hias yang banyak diminati masyarakat karena jenis ikan ini juga
dapat merupakan komoditi eksport. Ada 2 jenis rainbow yang cukup terkenal yaitu
rainbow Irian (Melano Tacnia maccaulochi dan Rainbow Anlanesi ogilby Telmatherina
ladigesi ahl Rainbow Irian warna dasarnya keperak-perakan dengan warna gelap
metalik sedangkan rainbow Sulawesi warna dasarnya kuning zaitun, dengan warna
bagian bawah kuning jenis ikan ini termasuk ikan bertelur dengan menempelkan
telur pada tanaman air. Kwalitas air yang diperlukan untuk kehidupan jenis ikan
ini yaitu temperatur air 23 - 26 ° C. Ph. air sebaiknya diatas 7. Jenis ikan
ini dapt hidup dan berkembang-biak dalam aquarium maupun bak semen. Ikan ini
sudah dapat memijah setelah berumur + 6 bulan dalam ukuran 5 - 7 cm. Makanan
yang biasa diberikan dalam pemeliharaan ikan ini yaitu kutu air, cacing zambut
atau cuk. Supaya ikan dapat tumbuh dengan baik selama pemeliharaan bertelur,
air harus klop memenuhi persyaratan dan dilakukan penggantian air + 1 minggu 1
kali.
Mengawinkan boesemani sebenarnya gampang. Beberapa sifat reproduksinya mirip dengan ikan Mas (Cyprinus carpio L). Telur ikan ini bersifat menempel. Cara menentukan jantan - betina, juga sama seperti yang sering dilakukan pada ikan Mas. Ikan jantan yang sudah matang kelamin, kalau diurut perutnya kearah anus, akan mengeluarkan cairan putih (sperma). Tapi bila boesemani yang ukuran (panjang) dan umurnya sama, namun sewaktu diurut tidak mengeluarkan cairan putih seperti santan, berarti bisa dipastikan bahwa itu adalah betina. Bisa juga dilihat dari perbedaan warnanya, boesemani jantan warnanya lebih cerah dibanding dengan boesemani betina.
Mengawinkan boesemani sebenarnya gampang. Beberapa sifat reproduksinya mirip dengan ikan Mas (Cyprinus carpio L). Telur ikan ini bersifat menempel. Cara menentukan jantan - betina, juga sama seperti yang sering dilakukan pada ikan Mas. Ikan jantan yang sudah matang kelamin, kalau diurut perutnya kearah anus, akan mengeluarkan cairan putih (sperma). Tapi bila boesemani yang ukuran (panjang) dan umurnya sama, namun sewaktu diurut tidak mengeluarkan cairan putih seperti santan, berarti bisa dipastikan bahwa itu adalah betina. Bisa juga dilihat dari perbedaan warnanya, boesemani jantan warnanya lebih cerah dibanding dengan boesemani betina.
Parameter Ikan Rainbow
|
Suhu
|
Jumlah Telur
|
Umur Indukan
|
||
|
22-26 C
|
7-7,8
|
>4
|
150-200
|
>6bulan
|
Membedakan jantan dan
betina
Ikan akan mulai memijah
setelah berumur minimal 6 bulan dengan ukuran sekitar 5-7 cm. selama memijah,
rainbow bosemani jantan akan menunjukan warna lebih cerah dengan sirip-sirip
agak kemerahan, dibanding betina warnanya sedikit pucat dan tubuhnya lebih kecil
hanya lebih gemuk dibagian perutnya.
Persiapan induk
Untuk mendapatkan
indukan, peliharalah beberapa ikan rainbow dalam satu kolam semen atau akuarium. setelah ikan matang
kelamin sekitar umur 6 bulan. pilih indukan yang berkualitas dan pindahkan ke
bak pemijahan dengan perbandingan jantan dan betina 1:1 atau 1:2.
Bak pemijahan
·
Ikan dapat dipijahkan di akuarium, kolam semen maupun bak
fiberglass. ukuran akuarium yang digunakan biasanya 80x40x40, sedangkan bak
semen bisa memakai ukuran 2x1 meter dengan ketinggian air sekitar 40 cm.
·
jumlah pasangan
disesuaikan dengan ukuran bak pemijahan. normalnya, setiap pasang dapat
dipijahkan dalam setiap 10 liter air.
·
di dalam bak pemijahan
harus diberi tanaman air atau alat peletak telur yang terbuat dari tali rafia.
Pakan
Selama di bak
pemijahan, ikan diberi pakan pelet dan beragam pakan hidup seperti artemia, kutu air, dan cacing sutera.
Proses pemijahan
·
Ikan ini biasa memijah
di malam hari. kadang tidak diketahui prosesnya, karena biasanya telur sudah
berserakan di sekitar tanaman air atau alat peletak telur buatan. oleh karena
itu, tanaman air dan alat peletak telur buatan harus sering diperiksa, apakah sudah
ada telur-telur di sekitarnya.
·
Bila sudah banyak telur
menempel di tanaman air atau alat peletak telur buatan maka induk harus segera
dipindahkan ke aquarium lain agar tidak memakan telur-telurnya.
·
telur akan menetas 5
hari setelah pembuahan. anak-anak ikan yang baru menetas masih memiliki kuning
telur di perutnya sebagai makanan cadangan selama 4-5 hari.
Pembesaran Benih
·
Benih ikan dapat diberi
makan berupa infusoria sampai usia 2 minggu. selama 2 minggu tersebut pakan
dapat diselingi dengan emulsi kuning telur. lewat dari 2 minggu, anakan dapat
mulai diberi makan kutu air dan cacing sutera. setelah berumur 1 bulan, anakan
sudah dapat dibiasakan dengan pakan berupa pelet yang dihaluskan.
selama pembesaran benih, prose penyiponan
harus dilakukan setiap kali terlihat banyak kotoran di aquarium. saat melakukan
penyiponan, aerator harus dimatikan untuk menghindari anakan tersedot keluar.
·
Investasi
|
Peralatan
|
|
Harga
|
|
pengadaan bibit ikan rainbow
|
Rp.
|
2.652.500
|
|
selang dan paralon
|
Rp.
|
102.500
|
|
timba
|
Rp.
|
91.200
|
|
wadah dan jerigen
|
Rp.
|
76.200
|
|
pompa air
|
Rp.
|
322.200
|
|
pembuatan kolam ikan rainbow
|
Rp.
|
2.126.500
|
|
peralatan pembersih kolam
|
Rp.
|
72.430
|
|
sewa lahan ikan rainbow
|
Rp.
|
1.622.000
|
|
drum
|
Rp.
|
232.500
|
|
jaring
|
Rp.
|
124.800
|
|
terpal dan selang
|
Rp.
|
72.800
|
|
Peralatan tambahan yang lainnya
|
Rp.
|
86.200
|
|
Jumlah Investasi
|
Rp.
|
7.581.830
|
·
|
Biaya Operasional per Bulan
|
|
|
|
Biaya Tetap
|
|
|
|
Penyusutan pengadaan bibit ikan rainbow 1/62 x
Rp 2.652.500
|
Rp.
|
42.782
|
|
Penyusutan selang dan paralon 1/44 x Rp.
102.500
|
Rp.
|
2.330
|
|
Penyusutan timba 1/44 x Rp.91.200
|
Rp.
|
2.171
|
|
Penyusutan wadah dan jerigen 1/62 x Rp. 76.200
|
Rp.
|
1.229
|
|
Penyusutan pompa air 1/62 x Rp 322.200
|
Rp.
|
5.197
|
|
Penyusutan pembuatan kolam ikan rainbow 1/62 x
Rp 2.126.500
|
Rp.
|
34.298
|
|
Penyusutan peralatan pembersih kolam 1/44 x
Rp.72.430
|
Rp.
|
1.646
|
|
Penyusutan sewa lahan ikan rainbow 1/12 x Rp.
1.622.000
|
Rp.
|
135.167
|
|
Penyusutan drum 1/44 x Rp. 232.500
|
Rp.
|
5.284
|
|
Penyusutan jaring 1/62 x Rp 124.000
|
Rp.
|
2.000
|
|
Penyusutan terpal dan selang 1/44 x Rp. 72.800
|
Rp.
|
1.655
|
|
Penyusutan peralatan tambahan 1/44 x Rp.86.200
|
Rp.
|
1.390
|
|
gaji karyawan
|
Rp.
|
1.600.000
|
|
Total Biaya Tetap
|
Rp.
|
1.835.149
|
·
|
Biaya Variabel
|
|
|
|
|
|
|
|
|
pakan
|
Rp.
|
58.500
|
x
|
30
|
=
|
Rp.
|
1.755.000
|
|
pakan tambahan
|
Rp.
|
24.000
|
x
|
30
|
=
|
Rp.
|
720.000
|
|
bahan lainnya
|
Rp.
|
15.650
|
x
|
30
|
=
|
Rp.
|
469.500
|
|
vitamin
|
Rp.
|
26.500
|
x
|
30
|
=
|
Rp.
|
795.000
|
|
obat-obatan
|
Rp.
|
28.500
|
x
|
30
|
=
|
Rp.
|
855.000
|
|
pengemas
|
Rp.
|
13.500
|
x
|
30
|
=
|
Rp.
|
405.000
|
|
biaya angkut
|
Rp.
|
24.000
|
x
|
30
|
=
|
Rp.
|
720.000
|
|
air dan listrik
|
Rp.
|
31.500
|
x
|
30
|
=
|
Rp.
|
945.000
|
|
Total Biaya Variabel
|
|
|
|
|
|
Rp.
|
6.664.500
|
|
Total Biaya Operasional
|
||
|
Biaya tetap + biaya variabel =
|
Rp.
|
8.499.649
|
|
Pendapatan per Bulan
|
|||||||
|
harga ikan rainbow
|
|||||||
|
370
|
ekor
|
x
|
Rp.
|
4.000
|
=
|
Rp.
|
1.480.000
|
|
Rp.
|
1.480.000
|
x
|
8
|
hr
|
=
|
Rp.
|
11.840.000
|
|
Keuntungan per Bulan
|
|||||||
|
Laba = Total Pendapatan –
Total Biaya Operasional
|
|||||||
|
Rp.
|
11.840.000
|
–
|
8.499.649
|
=
|
Rp.
|
3.340.351
|
|
|
Lama Balik Modal
|
|||||||
|
Total Investasi / Keuntungan =
|
Rp.
|
7.581.830
|
:
|
3.340.351
|
=
|
2
|
Bln
|
·
Dari analisa di atas dapat disimpulkan apabila bisnis
budidaya ikan rainbow sangat menguntungkan dimana modal Rp 7.581.830
dengan kentungan per bulan Rp 3.340.351 dan balik modal dalam 2
bulan.
Sumber
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar